Jasa Cuci Karpet Dust Patrol

 

Banyak orang senang memasang karpet di dalam rumahnya. Entah dia hanya mempercantik area tertentu saja. Atau memasang karpet untuk seluruh ruangan. Selain keindahannya, tekstur lembut dan kehangatan menjadikannya tempat favorit keluarga untuk duduk dan bermain. Namun seperti perabotan lainnya, Anda juga perlu melakukan vacuum karpet.

Tahukah Anda, kotoran karpet itu sangat banyak. Ada yang memang terlihat, tapi seringkali debunya tak kasat mata bersembunyi di karpet Anda. Perubahan warna di karpet Anda bisa menjadi pertanda debu dan kotoran yang menempel. Atau bahkan di karpet Anda ada bercak bekas sirup saat berkumpul dengan keluarga dan teman-teman. Kalau dibiarkan terus menerus, maka kondisi kesehatan keluarga akan terkena dampaknya.

Bahaya Kotoran Karpet
Bahaya kotoran di permukaan karpet nan lembut ini disebabkan oleh kebiasaan-kebiasaan yang tidak sadar Anda lakukan. Misalnya makan di atas karpet, menginjak dengan kaki yang kotor dan lain sebagainya.

1. Karpet menyimpan debu
Tidak ada perabotan yang aman dari debu. Ketika Anda bepergian dari luar atau membuka jendela, debu akan masuk ke dalam rumah. Debu ini terdiri dari banyak partikel; kulit mati, tungau, bulu, kotoran, serbuk sari, pasir, tanah, asap knalpot, asap industri dan partikel-partikel lainnya. Celakanya, karpet bisa menampung 4 kali lipat dari beratnya. Dan Anda tidak akan menyadarinya sampai Anda melakukan sedot debu karpet. Makanya banyak orang yang menggunakan jasa cleaning service panggilan karena kesulitan membersihkannya.

2. Debu mengandung tungau
Tungau adalah makhluk yang hidup dari kulit manusia. Dari makanan tersebutlah, dia berkembang biak. Dan dimanakah dia berada? Salah satunya di atas karpet yangs sering digunakan oleh Anda sekeluarga. Kotoran tungau mengandung protein yang bisa menyebabkan tubuh mengeluarkan histamin. Makanya kotoran yang terhirup bisa menyebabkan alergi, serangan asma, rhinitis dan eczema. Kadang penyakit yang diderita oleh anggota keluarga Anda berasal dari karpet ini.

3. Karpet mengandung minyak dan remah-remah
Manusia dan hewan peliharaan mengeluarkan minyak setiap hari untuk melindungi kulit. Jadi di mana ada manusia, salah satunya karpet, terkandung minyak alami manusia. Selain itu, di dalam karpet juga terdapat remah-remah makanan dan minyak yang dikandungnya. Tanpa dibersihkan, Anda akan melihat warna karpet berubah.

4. Karpet suka menyembunyikan kotoran
Karpet suka menyembunyikan segala jenis barang yang masuk di dalamnya tanpa memilah. Makanya di dalam diri dia terdapat bakteri, jamur, nikotin, zat kimia dan lain-lain. Kalau orang yang bertubuh lemah atau anak-anak menghisapnya maka mereka akan rentan terhadap penyakit. Anda tentu tidak tega melihat mereka menderita kesakita bukan?

5. Tanah berpasir perusak karpet
Kadangkala Anda bisa merasakan butiran pasir di debu. Tanah berpasir ini masuk dari kaki atau sela-sela jendela Anda. Kalau tidak dibersihkan, dia bisa merusak karpet dan tidak bisa digunakan lagi. Jadi Anda perlu cuci karpet sesegera mungkin dan lakukanlah secara konsisten. Melihat bahaya kotoran karpet, apakah Anda akan membiarkannya begitu saja?

Dust patrol telah dipercaya untuk pembersih kotoran karpet, kasur dan perabotan lainnya sejak bisnis kami dimulai. Banyak klien kami melihat cara kerja kami yang membersihkan perabotan secara menyeluruh. Dan mereka puas dengan hasilnya. Kami juga tidak menggunakan berbagai peralatan kimia yang membahayakan kesehatan si kecil. Dan juga tidak berisik ketika mengerjakan bersih-bersih rumah ini. Jadi anak-anak yang sedang tertidur tidak akan terganggu.

Kalau Anda butuh jasa pembersih vacuum karpet dan perabotan lainnya di rumah, jangan lupa hubungi Dust Patrol. Dan kami siap melayani Anda di Jabodetabek dan serta Bali.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *